Posted by: riocool92 on: Juli 17, 2009
Saat menggunakan Windows, masalah cepat atau lambat pasti akan muncul. Bila problem tersebut terjadi kita memerlukan tool yang memadai, baik buat diagnosis maupun pemecahan masalah. Meskipun Windows sendiri sudah dilengkapi dengan tool-tool sistem bawaan, alat-alat standar ini terkadang belum memuaskan.
Utilitas yang disediakan gratis oleh Sysinternals cukup banyak mendapat pujian dari para pemakai dan profesional yang bergelut dengan Windows. Tak mengherankan bila kemudian perusahaan ini kemudian dibeli oleh Microsoft. Saat ini Sysinternals berstatus sebagai anak perusahaan pembuat sistem operasi Windows tersebut.
Utilitas sistem dari Sysinternals ini memang masih belum diintegrasikan dengan Windows. Meskipun begitu pengembangnya masih menyediakannya secara gratis.
Tools dari Sysinternals ini dapat digunakan mulai dari sekedar mengoptimasi sistem sampai buat melacak hama komputer yang telanjur bersarang di dalam komputer. Autoruns misalnya dapat mendeteksi program-program apa saja yang dieksekusi waktu Windows dibuka pertama kali. Rootkit Revealer dapat mengungkapkan rootkit yang tertanam dalam sistem operasi. Program-program yang disertakan dalam Sysinternals Suite sebenarnya lebih cocok bagi administrator sistem atau pengembang peranti lunak. Namun beberapa di antaranya dapat digunakan oleh pengguna yang ingin memantau dan mengendalikan komputernya dengan lebih baik.
Semua utilitas Sysinternals dikumpulkan dalam satu paket ZIP di http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/default.aspx . Anda juga dapat membatasi diri buat mengunduh program-program yang diperlukan saja. Semua program Sysinternals ini tidak memiliki installer. Anda harus mengekstraknya dari berkas ZIP, lalu menyalinnya ke folder C:\WINDOWS (pada Windows 95/98/ME/XP dan Vista), atau C:\WINNT (pada Windows NT dan 2000). Kemudian program dapat dijalankan dari command prompt, atau klik Start Menu->Run, lalu klik nama program tersebut. Pada Windows Vista ini lebih mudah: klik Windows Orb, ketikkan nama program, lalu tekan Enter.
Pada saat menjalankan program pertama kali Anda akan diminta untuk menyetujui End User Licence Agreement (EULA) dari Microsoft.
Process Explorer (procexp.exe)
Berjalan pada: Windows 9x/Me, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Server 2003, dan Windows Vista
Ingin tahu proses mana saja yang sedang berjalan di Windows? Meskipun sekilas terlihat tidak ada jendela aplikasi yang terbuka, tidak berarti tidak ada program yang sedang berjalan. Process Explorer dapat menampilkan semuanya. Tidak hanya itu saja: program ini juga dapat menampilkan berkas dynamic link library (DLL) yang sedang dibuka oleh program. Task Manager yang disertakan Windows memiliki fungsi sama, hanya saja Process Explorer menampilkan informasi lebih terinci. Program ini dapat diset agar menggantikan Task Manager, yang dapat dijalankan ketika Anda menekan tombol Ctrl + Alt + Del.
Autoruns (autoruns.exe)
Berjalan pada Windows 95/98/ME, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows Server 2008
Pernahkah Anda merasa komputer Anda perlu waktu terlalu lama agar dapat terpakai mulai dari saat dihidupkan? Kemungkinan Windows memuat terlalu banyak program pada saat mulai dijalankan. Untuk melacak program-program seperti ini (startup program) Anda dapat menggunakan Autoruns. Dari sini kita dapat mematikan program yang rasanya tidak diperlukan.
Process Monitor (procmon.exe)
Berjalan pada: Windows 95/98/ME, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows Server 2008.
Nama program ini mirip dengan Process Explorer, namun Process Monitor lebih berguna untuk melacak dan memantau proses yang sedang berjalan. Program ini mencatat semua operasi yang sedang dan telah dilakukan, lengkap dengan nama proses yang memulai, serta lokasi program tersebut di hard disk. Menurut pengembangnya, utilitas ini sangat berguna saat Anda ingin berburu malware. Dengan Process Monitor memang lebih mudah mendeteksi proses yang tidak dikenal, atau melakukan operasi yang mencurigakan.
System File Defragmenter (pagedfrg.exe)
Berjalan pada: Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003
Bila Windows mulai terasa lambat langkah yang pertama biasa dilakukan adalah melakukan defragmentasi. Buat keperluan ini utilitas Disk Defragmenter rasanya tidak akan asing lagi buat pemakai. Utilitas ini berguna mengatur letak file di dalam harddisk agar tidak terpecah-pecah, yang biasanya memperlambat kinerja Windows saat mengakses file yang diminta. Berkas seperti ini disebut sebagai terfragmentasi.
Namun utilitas Disk Defragmenter pada Windows punya kelemahan : tidak dapat menyentuh file-file yang digunakan oleh sistem operasi. Padahal berkas-berkas ini berdampak cukup signifikan buat kinerja sistem. Di sinilah tugas System File Defragmenter. Utilitas ini melacak file sistem mana saja yang terfragmentasi, dan kemudian menata ulang file-filetersebut pada saat Windows melakukan booting ulang.
Posted by: riocool92 on: Agustus 19, 2008
Dewasa ini, sistem operasi Linux makin jamak digunakan oleh berbagai kalangan, termasuk juga pebisnis. Bagi Anda yang ingin mengembangkan usaha misalnya, mengapa tidak mempertimbangkan memakai Linux sebagai sistem operasi komputer perusahaan?
Di samping menghemat biaya, fitur berikut aplikasi yang ada di Linux tidak kalah dengan sistem operasi lain yang beredar di pasaran. Khususnya bagi yang belum terlalu mengenal Linux, panduan berikut ini mungkin berguna saat akan memilih Linux :
1. Mengapa Memilih Linux?
Setiap distro Linux tersedia gratis bagi yang menginginkannya. Anda bisa menginstalnya di sebanyak mungkin komputer secara cuma-cuma. Sebagai tambahannya, sistem operasi Linux sudah mengandung banyak aplikasi penting.
Bagi Anda yang memerlukan software pengolah kata atau penghitung, sudah tersedia OpenOffice.org yang cukup bagus. Untuk mengutak atik gambar, ada aplikasi Gimp yang relatif mumpuni.
Beberapa aplikasi Windows, jika diperlukan, juga bisa dijalankan di Linux dengan utility bernama Wine. Aplikasi server di Linux misalnya Apache Web Server dan MySQL untuk database bisa pula diandalkan para pebisnis. Juga ada software networking Samba yang tak kalah bagus dibanding aplikasi sejenis yang berbayar. Dan tentu saja perlu diingat bahwa serangan virus amat sedikit menerpa Linux.
2. Memilih Distro Linux
Ada berbagai distro Linux yang beredar. Perbedaannya misalnya terletak pada kemudahan pemakaiannya dan fitur apa saja yang ada di dalamnya. Kebanyakan distro linux yang ada sekarang cukup mudah pengoperasiannya, misalnya Ubuntu atau Fedora.
Bagi pengguna pemula, distro Linux berukuran kecil seperti PuppyLinux bisa menjadi pilihan. Pendek kata tersedia banyak pilihan bagi Anda yang ingin mengadopsi Linux, apapun spesifikasi komputer Anda.
3. Bagaimana dengan Support?
Dukungan support untuk Linux memang biasanya berbayar namun relatif tidak mahal. Dewasa ini, banyak komunitas Linux bertebaran di mana-mana dan makin banyak programmer melek Linux serta buku-buku panduan. Anda bisa sewaktu-waktu mengandalkan mereka jika terjadi masalah ataupun berkonsultasi untuk memilih aplikasi yang sesuai.
4. Estimasi Biaya
Meski software Linux gratis dan hanya supportnya yang berbayar, jelas akan ada biaya misalnya untuk pelatihan karyawan agar mengerti Linux dan mungkin terhambatnya proses kerja pada masa awal karena masih banyak yang belum familiar dengan Linux. Namun jika diperhitungkan detail, penghematan ongkos perusahaan akan lebih besar dibanding biaya yang dikeluarkan.
Posted by: riocool92 on: Juni 18, 2008
Hallo semua, salam jabat hati dari Makassar, senang rasanya kita-kita semuanya akan ngumpul bareng lagi untuk memperkuat silaturahim kita khususnya warga dunia Sekolah Menengah Kejuruan di celebes convention centre ( baca: Triple C ) Makassar, setahun rasanya sangat terlalu singkat untuk dimaknai, inovasi telah banyak tercipta dari saudara-saudara demikian pula kreatifitas dan produktifitas buat anak bangsa jangan ditanya lagi.
tanggal 23 Juni 2008, adalah hari dimana kita akan bersatu mengumandangkan Indonesian Skills, dan setelah itu berlalu, anak-anak kita akan membawa brandnya untuk menapaki satu titik ke puncak dalam ajang lomba keterampilan siswa sesuai bidang spesialisasinya, anak kita akan menunjukkan kebolehannya, kepiawaiannya akan penguasaan kompetensi yang telah saudara berikan kepadanya.
Bapak Presiden Republik Indonesia dan beberapa Menteri akan hadir menyaksikan kepiawaian anak-anak kita, kemandiriannya akan dibuktikan dalam ajang lomba, produktifitasnya akan dilirik oleh beberapa saudagar ternama untuk direkrut, perguruan tinggi akan mencermati dan memberikan reward berupa bea siswa dan tak kalah pentingnya adalah masyarakat yang akan memberikan spirit dan penghargaan khusus berupa pertanyaan : apakah siswa sekolah menengah kejuruan Indonesia… cerdas ?, terampil ?, mandiri ?, dan mampu berdaya saing global..?
Trim's For Coment . . .